Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Berhasil Produksi Tempe Higienis Layak Konsumsi

Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Berhasil Produksi Tempe Higienis Layak Konsumsi

19-06-2026 Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang 1
Dengarkan Berita

Info_PAS, Pangkalpinang – Program Pelatihan Kemandirian Pemberdayaan Warga Binaan melalui Pelatihan Pembuatan dan Inovasi Produk Tempe Higienis di Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang memasuki hari ketiga sekaligus tahap akhir pada Jumat (19/6). Kegiatan yang telah berlangsung sejak Rabu (17/6) ini membuahkan hasil menggembirakan, di mana warga binaan berhasil memproduksi tempe higienis yang layak untuk dikonsumsi.

Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang dengan Yayasan Miranda Indonesia yang diketuai oleh Nana Murry. Selama tiga hari, para peserta dibimbing secara langsung mengenai teknik pembuatan tempe yang baik dan benar, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pencucian dan perebusan kedelai, pemberian ragi, proses fermentasi, hingga pengemasan yang memenuhi standar kebersihan dan higienitas.

Pada hari terakhir pelatihan, proses fermentasi menunjukkan hasil yang optimal. Tempe yang dihasilkan memiliki tekstur padat, warna putih merata, aroma khas tempe segar, dan dinyatakan layak konsumsi. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menyerap materi pelatihan dengan baik sekaligus menguasai keterampilan dasar dalam memproduksi tempe higienis.

Ketua Yayasan Miranda Indonesia, Nana Murry, mengapresiasi semangat belajar dan antusiasme warga binaan selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Menurutnya, keterampilan pembuatan dan inovasi produk tempe higienis memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta berpotensi menjadi peluang usaha yang dapat dikembangkan setelah warga binaan kembali ke tengah masyarakat.

Melalui program pembinaan kemandirian ini, diharapkan keterampilan yang diperoleh tidak hanya menjadi bekal selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, membuka peluang usaha, serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan setelah bebas nantinya.

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Sering Dikunjungi

Loading... Loading...