Apresiasi Kerja Produktif, Lapas Pangkalpinang Serahkan Premi Warga Binaan
Dengarkan BeritaPangkalpinang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang kembali menunjukkan apresiasi atas kerja produktif melalui penyerahan premi kepada Warga Binaan yang bebas pada Selasa (10/2). Premi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja dan partisipasi aktif dalam program pembinaan kemandirian bidang manufaktur, sekaligus menjadi bekal saat kembali dan berintegrasi ke masyarakat.
Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menegaskan bahwa pemberian premi kepada Warga Binaan E, bukan sekadar upah, tetapi bentuk penghargaan atas proses pembinaan yang telah dijalani dengan sungguh-sungguh.
“Premi ini adalah hak Warga Binaan atas hasil pembinaan kemandirian mereka selama mengikuti kegiaan di seksi Kegiatan Kerja (Giatja). Ini adalah simbol proses pembinaan yang dijalani dengan disiplin dan tanggung jawab. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal kemandirian setelah kembali ke masyarakat,” ujar Sugeng, Rabu, (11/2).
Senada, Kasi Giatja Mulsa Afrianto menyampaikan bahwa program manufaktur di Lapas Pangkalpinang dirancang untuk membentuk etos kerja dan keterampilan yang aplikatif. Menurutnya, Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibekali ketrampilan yang dapat langsung dimanfaatkan setelah bebas. “Premi ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi dan kedisiplinan mereka selama mengikuti kegiatan kerja,” ungkapnya.
Saat penyerahan premi, pihak Lapas memberikan arahan dan motivasi singkat agar WB tidak melakukan pelanggaran hukum, belajar dari pengalaman pribadinya, dapat memanfaatkan keterampilan yang telah diperoleh.
.jpg)
Pada kesempatan tersebut, Warga Binaan berinisial E menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pembinaan yang diterimanya serta mengapresiasi pihak Lapas Pangkalpinang yang telah membimbing dan memberinya kesempatan untuk belajar.
“Premi ini akan saya manfaatkan dengan baik. Saya bertekad tidak mengulangi kesalahan dan ingin memulai hidup baru dengan keterampilan yang sudah didapatkan,” tuturnya.
Melalui penyerahan premi ini, Lapas Pangkalpinang menegaskan komitmen untuk terus melaksanakan pembinaan berkelanjutan, memperkuat sinergi dengan pihak eksternal, dan melakukan evaluasi rutin demi mendukung reintegrasi sosial yang optimal. (kp)