Kemenimipas Wujudkan Hunian Layak Melalui Program Bedah Rumah Berbasis Hssil Pembinaan

Kemenimipas Wujudkan Hunian Layak Melalui Program Bedah Rumah Berbasis Hssil Pembinaan

15-06-2026 Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang 1
Dengarkan Berita

Masyarakat di sekitar Lapas Kelas IIB Warungkiara kini dapat merasakan manfaat langsung dari program bedah rumah yang digagas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Program tersebut menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas yang bertujuan memberikan dampak positif tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. 

Melalui program ini, sebanyak lima unit rumah warga dan dua rumah ibadah berhasil direnovasi sehingga menjadi lebih layak dan nyaman untuk digunakan. Peresmian hasil renovasi tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, pada Rabu (10/6).

Salah satu penerima manfaat, Asep, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menuturkan bahwa kondisi rumahnya kini jauh lebih baik dan tidak lagi membuat keluarganya khawatir saat musim hujan tiba. Menurutnya, rumah yang sebelumnya sering mengalami kebocoran kini telah berubah menjadi hunian yang layak dan memberikan rasa aman bagi seluruh anggota keluarganya.

Program bedah rumah di Warungkiara merupakan hasil sinergi berbagai program pembinaan yang dijalankan di lingkungan pemasyarakatan. Pembiayaan pembangunan berasal dari keuntungan hasil panen program ketahanan pangan yang dilaksanakan di Lapas Kelas I Cirebon. Sementara itu, material bangunan yang digunakan berasal dari pengolahan fly ash dan bottom ash (FABA) hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIA Tangerang.

Selain itu, warga binaan Lapas Kelas IIB Warungkiara juga turut berpartisipasi dalam proses pembangunan melalui keterampilan yang mereka peroleh selama mengikuti program pembinaan kemandirian. Keterlibatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa hasil pembinaan mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tokoh masyarakat Desa Warungkiara, Ari Yusni, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, program bedah rumah tidak hanya memperbaiki kondisi fisik tempat tinggal warga, tetapi juga menghadirkan harapan hidup yang lebih baik bagi masyarakat penerima manfaat.

Program serupa juga telah dilaksanakan di berbagai daerah lain melalui kerja sama dengan pemerintah daerah dan pengembang. Hingga saat ini, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah membangun maupun merenovasi 24 unit rumah warga di sejumlah wilayah, di antaranya Tuban, Situbondo, Panyabungan, Trenggalek, Batusangkar, Amuntai, Palembang, dan Jambi.

Melalui program bedah rumah ini, Kemenimipas terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak luas, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, sehingga manfaat pemasyarakatan dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Sering Dikunjungi

Loading... Loading...