BAPAS TANJUNGPANDAN PERMUDAH AKSES LAYANAN KLIEN JARAK JAUH MELALUI INOVASI PETALING

BAPAS TANJUNGPANDAN PERMUDAH AKSES LAYANAN KLIEN JARAK JAUH MELALUI INOVASI PETALING

04-12-2025 Bapas Kelas II Tanjungpandan 9
Dengarkan Berita

Belitung Timur – INFO PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya Klien Pemasyarakatan. Melalui inovasi PETALING (Pelayanan Litmas, Bimbingan dan Konseling Keliling), Bapas Tanjungpandan kini mampu memberikan layanan dari rumah ke rumah, menjangkau klien yang terkendala jarak dan biaya.

Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan, Muhamad Irfani, pada Kamis (04/12) menyampaikan bahwa inovasi PETALING lahir dari kepedulian terhadap kondisi geografis wilayah kerja Bapas Tanjungpandan yang sangat luas, meliputi dua kabupaten, yakni Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

“Tidak semua klien memiliki kemudahan untuk datang langsung ke kantor Bapas, terutama yang berdomisili jauh dan memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui PETALING, negara benar-benar hadir mendekatkan pelayanan, memastikan proses bimbingan, konseling, dan pendampingan tetap berjalan optimal,” ujar Irfani.

Lebih lanjut, Irfani menegaskan bahwa PETALING merupakan wujud nyata dari transformasi layanan pemasyarakatan yang berorientasi pada pelayanan publik yang mudah diakses, cepat, dan berkeadilan. Program ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang kepedulian terhadap kemanusiaan dan pemulihan sosial klien.

Nama PETALING sendiri diambil dari salah satu desa di Pulau Selat Nasik, sebagai simbol bahwa pelayanan pemasyarakatan harus mampu menjangkau hingga wilayah terluar dan pelosok.

Salah satu Klien Pemasyarakatan berinisial (YN) yang berdomisili di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran layanan PETALING. Selama ini, ia mengalami kendala biaya transportasi untuk melaksanakan kewajiban wajib lapor ke Bapas Tanjungpandan yang berada di Kabupaten Belitung.

“Saya benar-benar berterima kasih kepada Bapas Tanjungpandan. Dengan adanya PETALING, saya tetap bisa menjalani kewajiban tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang cukup besar. Kehadiran petugas langsung ke rumah membuat saya merasa diperhatikan dan dibina,” ungkap YN.

Melalui inovasi PETALING, Bapas Tanjungpandan tidak hanya memastikan fungsi pengawasan tetap berjalan, tetapi juga memperkuat pendekatan pembinaan yang lebih humanis, komunikatif, dan berorientasi pada pemulihan. Kehadiran petugas secara langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan dengan lingkungan sekitarnya.

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Sering Dikunjungi

Loading... Loading...