Bapas Tanjungpandan Gelar Aksi Sosial, Klien Pemasyarakatan Bersihkan Masjid Agung Al Mabrur
Dengarkan Berita
Tanjungpandan – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Pada Selasa, 23 Desember, Bapas Tanjungpandan melaksanakan Aksi Sosial Pembersihan Masjid Agung Al Mabrur yang melibatkan Klien Pemasyarakatan bersama Peserta Magang Hub Batch 3.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembimbingan klien pemasyarakatan yang menitikberatkan pada penguatan nilai spiritual dan kepedulian sosial. Sejak pagi, para klien bergotong royong membersihkan area tempat wudu, ruang utama ibadah, serta sajadah dan perlengkapan masjid, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap rumah ibadah dan lingkungan sekitar.
Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan melalui Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Dewasa menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembinaan kepribadian klien agar tumbuh kesadaran moral, tanggung jawab sosial, serta kesiapan untuk kembali hidup berdampingan di tengah masyarakat.
“Melalui aksi sosial ini, klien pemasyarakatan kami dorong untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pribadi yang peduli, bermanfaat, dan bertanggung jawab. Pembinaan tidak berhenti pada pengawasan, tetapi juga membangun kesadaran untuk memberi kontribusi positif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan klien dalam kegiatan sosial keagamaan menjadi bagian penting dalam memperkuat proses reintegrasi sosial, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri klien agar siap diterima kembali oleh masyarakat.

Aksi sosial ini sejalan dengan semangat Pemasyarakatan PASTI Berdampak, di mana pembinaan tidak hanya diarahkan pada perubahan perilaku klien, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Bapas Tanjungpandan berkomitmen untuk terus melaksanakan program pembimbingan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemulihan hubungan klien dengan lingkungan sosial.
Mewakili Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al Mabrur, Ustadz K.A. Faisal menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran klien pemasyarakatan dalam aksi sosial ini sebagai bentuk hijrah dan ikhtiar menuju perubahan yang lebih baik.
“Masjid adalah rumah Allah, dan setiap tangan yang membersihkannya adalah tangan yang sedang menanam kebaikan. Kami melihat hari ini bukan masa lalu mereka, tetapi niat tulus untuk berbuat baik. Semoga setiap sapuan menjadi amal jariyah dan menjadi jalan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik serta diridhai Allah SWT,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Bapas Tanjungpandan berharap pembinaan yang dijalankan mampu melahirkan pribadi-pribadi yang lebih sadar akan nilai keimanan, kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial, sehingga proses reintegrasi klien ke tengah masyarakat dapat berjalan secara bermartabat dan berkelanjutan.