Pindahkan Benih Lele, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Pindahkan Benih Lele, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Perkuat Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

16-12-2025 Lapas Kelas IIB Tanjungpandan 65
Dengarkan Berita

Belitung - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan melaksanakan pemindahan benih lele sebagai bagian dari program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemanfaatan sarana pembinaan produktif di lingkungan lapas.

Pemindahan benih lele pada area brandgang dilakukan dari kolam pembenihan ke kolam pembesaran yang telah disiapkan sesuai standar budidaya. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan warga binaan di bidang perikanan sekaligus mendukung ketersediaan pangan berkelanjutan di dalam lapas.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang berorientasi pada penguasaan keterampilan kerja. “Pemindahan benih lele ini tidak hanya melatih keterampilan teknis warga binaan dalam budidaya perikanan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama,” ungkap Riski.

Ia menambahkan, seluruh proses dilakukan dengan pendampingan petugas, mulai dari penyesuaian kualitas air, teknik pemindahan benih, hingga perawatan lanjutan agar tingkat kelangsungan hidup benih tetap optimal. “Kami berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan dan menghasilkan panen yang maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Royhan Al Faisal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan arah pembinaan pemasyarakatan yang menekankan penguatan keterampilan kerja dan kesiapan reintegrasi sosial. “Melalui budidaya lele, warga binaan dilatih disiplin, kerja sama, dan keterampilan teknis yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan petugas pembinaan bersama warga binaan yang telah mengikuti pelatihan dasar perikanan. Selain aspek teknis pemindahan benih, warga binaan juga dibekali pemahaman tentang manajemen pakan, kualitas air, dan perawatan kolam guna menekan angka kematian benih dan meningkatkan produktivitas.

Dengan pelaksanaan program ini, Lapas Kelas IIB Tanjungpandan berharap dapat menghasilkan panen yang optimal, mendukung kebutuhan pangan internal, serta membuka peluang kerja bagi warga binaan setelah menjalani masa pidana. Program ketahanan pangan melalui budidaya lele ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

Kontributor : Humas Lapas Tanjungpandan

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Sering Dikunjungi

Loading... Loading...