Manfaatkan Lahan Tidur, Bapas Tanjungpandan Libatkan Klien Pemasyarakatan Dukung Program Ketahanan Pangan
Dengarkan Berita
Belitung INFO PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus memperkuat pelaksanaan pembimbingan kepada Klien Pemasyarakatan melalui kegiatan yang produktif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya diwujudkan dengan mengajak Klien Pemasyarakatan memanfaatkan lahan tidur di pekarangan kantor Bapas sebagai media budidaya tanaman pangan berupa bayam dan kangkung, Rabu (08/7).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembimbingan kepribadian dan kemandirian yang dilaksanakan dalam rangka mendukung salah satu dari 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni mendukung program ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi potensi sumber daya yang dimiliki satuan kerja Pemasyarakatan.
Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini diolah menjadi lahan produktif untuk penanaman bayam dan kangkung. Dalam kegiatan tersebut, Klien Pemasyarakatan turut terlibat secara langsung mulai dari membersihkan lahan, menggemburkan tanah, membuat bedengan, menanam bibit, hingga melakukan perawatan tanaman. Melalui aktivitas tersebut, klien tidak hanya memperoleh keterampilan dasar di bidang pertanian, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta semangat produktivitas sebagai bekal dalam proses reintegrasi sosial.
Kepala Sub Seksi Bimbingan Klien Dewasa Bapas Kelas II Tanjungpandan, M. Yeyen Purbasari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi pembimbingan yang mengedepankan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan melalui aktivitas yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan.
"Pembimbingan kepada Klien Pemasyarakatan tidak hanya dilaksanakan melalui pendekatan administratif atau pemenuhan kewajiban wajib lapor, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu meningkatkan kemampuan hidup atau life skill. Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif untuk budidaya bayam dan kangkung merupakan bentuk pembimbingan kemandirian yang diharapkan dapat menumbuhkan etos kerja, rasa tanggung jawab, serta keterampilan yang bermanfaat setelah klien kembali ke masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan," ujar Yeyen.
Ia menambahkan bahwa sesuai tugas dan fungsi Balai Pemasyarakatan, pembimbingan terhadap Klien Pemasyarakatan dilakukan secara berkelanjutan melalui bimbingan kepribadian dan bimbingan kemandirian. Pembimbingan tersebut bertujuan membentuk perubahan perilaku, meningkatkan kesadaran hukum, mengembangkan kompetensi dan keterampilan hidup, serta mempersiapkan Klien Pemasyarakatan agar mampu kembali menjalankan fungsi sosialnya secara mandiri, produktif, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
Salah seorang Klien Pemasyarakatan berinisial RK mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut di sela pelaksanaan kewajiban wajib lapor di Bapas Tanjungpandan. Menurutnya, pengalaman mengolah lahan dan menanam sayuran memberikan motivasi baru untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif.
"Saya merasa bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Selain menjalankan wajib lapor, saya juga mendapatkan pengalaman mengolah lahan, menanam bayam dan kangkung, serta belajar merawat tanaman sampai nantinya dapat dipanen. Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri karena memperoleh keterampilan baru yang bisa saya manfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih produktif," ungkap RK.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas II Tanjungpandan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembimbingan yang berdampak nyata bagi Klien Pemasyarakatan. Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, peningkatan keterampilan, dan penguatan proses reintegrasi sosial, sehingga Klien Pemasyarakatan mampu kembali menjadi warga negara yang mandiri, produktif, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Humas Bapas Tanjungpandan