Lebih dari Akhir Masa Bimbingan, PK Bapas Tanjungpandan Bekali Klien Menata Masa Depan

Lebih dari Akhir Masa Bimbingan, PK Bapas Tanjungpandan Bekali Klien Menata Masa Depan

22-07-2026 Bapas Kelas II Tanjungpandan 2
Dengarkan Berita

Belitung, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan mengakhiri masa bimbingan Klien Pemasyarakatan berinisial SN dengan memberikan penguatan untuk menjaga keluarga, mempertahankan kemandirian, dan tidak kembali mengulangi pelanggaran hukum, Selasa (21/7).

PK Ahli Muda Bapas Tanjungpandan, Bastian, menegaskan berakhirnya masa bimbingan bukanlah akhir dari proses memperbaiki diri. Ia berpesan agar SN menjadikan keluarga sebagai kekuatan utama dalam mempertahankan perubahan positif yang telah dibangun.

“Masa bimbingan boleh berakhir, tetapi semangat memperbaiki diri jangan pernah berhenti. Jaga keluarga, sayangi anak, dan jadilah ayah yang memberikan teladan. Keluarga yang harmonis harus menjadi kekuatan untuk terus melangkah dan tidak kembali mengulangi kesalahan,” pesan Bastian.

Ia turut mengingatkan pentingnya peran ayah dalam keluarga sejalan dengan semangat Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Selain itu, usaha yang telah dirintis SN diharapkan terus dikembangkan sebagai bagian dari kemandirian ekonomi dan bekal menjalani kehidupan secara produktif di tengah masyarakat.

“Usaha yang sudah berjalan harus dijaga. Jangan mengambil jalan pintas yang justru membawa kembali pada persoalan. Jalankan dengan tekun, jaga kepercayaan, dan jadikan hasil usaha sebagai jalan untuk membangun kehidupan serta membahagiakan keluarga,” tambah Bastian.

Selama menjalani masa bimbingan, SN aktif mengikuti bimbingan dan memenuhi kewajiban wajib lapor. PK juga memberikan pendampingan sesuai kebutuhan Klien, termasuk ketika SN mulai membangun kemandirian melalui usaha berdagang buah hingga berjualan durian.

Pendampingan turut menyentuh penguatan hubungan keluarga. Melalui komunikasi dan pendekatan pembimbingan, PK membantu membuka ruang penyelesaian ketika SN menghadapi persoalan rumah tangga hingga hubungan dengan keluarganya kembali harmonis.

“Saya berterima kasih kepada Bapas dan PK yang selama ini membimbing saya. Ketika mulai berdagang dan berjualan durian, saya diberikan arahan dan semangat. Saat ada persoalan keluarga, PK juga membantu kami berkomunikasi sampai hubungan keluarga kami kembali baik,” ungkap SN.

Ia berkomitmen menjadikan berakhirnya masa bimbingan sebagai titik untuk terus mempertahankan perubahan. “Saya ingin menjaga keluarga, meneruskan usaha, dan tidak mengulangi kesalahan. Bimbingan yang saya terima akan menjadi pegangan untuk menjalani kehidupan ke depan,” tuturnya.

Momentum tersebut menegaskan peran Bapas Tanjungpandan dalam mendampingi Klien melalui pembimbingan yang berorientasi pada perubahan perilaku, penguatan keluarga, dan kemandirian sebagai bagian dari keberhasilan reintegrasi sosial.

Humas Bapas Tanjungpandan

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Sering Dikunjungi

Loading... Loading...