Bapas Tanjungpandan Akhiri Pelayanan Masyarakat Klien Anak di Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah, Wujud Pembinaan Humanis dan Restoratif

Bapas Tanjungpandan Akhiri Pelayanan Masyarakat Klien Anak di Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah, Wujud Pembinaan Humanis dan Restoratif

27-02-2026 Bapas Kelas II Tanjungpandan 22
Dengarkan Berita

Belitung INFO PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan menandai berakhirnya pelaksanaan Pelayanan Masyarakat terhadap Klien Anak berinisial DA (17), yang telah menjalani kewajiban selama 2 (dua) bulan atau 60 hari di Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah Tanjungpandan Kamis (26/02).

Selama 60 hari pelaksanaan kegiatan, Klien Anak melaksanakan tugas pelayanan sosial berupa membantu kebersihan lingkungan panti, mendampingi aktivitas harian lansia, serta mendukung kegiatan sosial keagamaan. Seluruh proses dilakukan di bawah pengawasan dan pembimbingan intensif oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda Bapas Tanjungpandan Dian Safitri.

Dian menjelaskan bahwa pelaksanaan Pelayanan Masyarakat ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan dalam melakukan pembimbingan, pengawasan, serta pendampingan terhadap Klien Anak.

“Pelayanan Masyarakat ini bukan sekadar menjalankan kewajiban hukum, tetapi menjadi sarana pembelajaran sosial dan moral bagi anak. Kami melakukan pengawasan secara rutin, memastikan anak menjalankan kegiatan dengan disiplin, serta memberikan penguatan agar tumbuh kesadaran dan tanggung jawab pribadi,” ujar Dian Safitri.

Ia menambahkan bahwa pendekatan yang digunakan mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child), non-diskriminasi, serta penghormatan terhadap martabat anak sebagaimana diatur dalam regulasi SPPA.

“Tujuan akhirnya adalah reintegrasi sosial. Anak tidak distigma, tetapi dibimbing agar mampu kembali ke masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik,” tambahnya.

Selama menjalani Pelayanan Masyarakat, DA menunjukkan perkembangan sikap yang positif. Berdasarkan hasil evaluasi pembimbingan, anak mengalami peningkatan kedisiplinan, empati terhadap sesama, serta kesadaran atas konsekuensi perbuatannya.

Orang tua Klien Anak, NS, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pendampingan yang diberikan Bapas Tanjungpandan, khususnya di momentum bulan suci Ramadan.

“Kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih kepada Bapas Tanjungpandan dan Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah. Di bulan yang baik dan suci ini, kami merasakan betul perubahan sikap anak kami. Semoga ini menjadi berkah Ramadan dan menjadi titik awal bagi anak kami untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap NS.

Ia juga berharap agar proses pembinaan yang telah dijalani menjadi pelajaran berharga bagi keluarga untuk lebih meningkatkan pengawasan dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

Pengurus Panti Lansia Al-Maun Muhammadiyah Tanjungpandan, Faruq, turut memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama Bapas Tanjungpandan.

“Kami melihat anak ini menunjukkan sikap sopan, mau belajar, dan membantu para lansia dengan penuh perhatian. Program Pelayanan Masyarakat seperti ini sangat baik karena memberikan kesempatan anak untuk memperbaiki diri melalui kegiatan yang bermanfaat bagi sesama,” ujar Faruq.

Menurutnya, kehadiran Klien Anak tidak hanya membantu aktivitas panti, tetapi juga menghadirkan interaksi positif antar generasi yang memberi nilai pembelajaran kemanusiaan.

Bapas Tanjungpandan berkomitmen untuk terus menghadirkan pembimbingan yang profesional, akuntabel, dan humanis demi terwujudnya Anak Binaan yang sadar hukum, berintegritas, dan siap kembali menjadi bagian produktif dalam masyarakat.

Humas Bapas Tanjungpandan

Bagikan Artikel

Berita Lainnya

Sering Dikunjungi

Loading... Loading...