Kakanwil Ditjenpas Babel Cek SAE Lapas Sungailiat, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembinaan dan Ketahanan Pangan
Dengarkan BeritaSungailiat – Kantor Wilayah Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian warga binaan melalui optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Hal tersebut dilakukan melalui pengecekan sarana dan prasarana SAE Lapas Kelas IIB Sungailiat yang berlokasi di Desa Kimak, Selasa (29/9/2026).
Pengecekan yang langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Babel, Ade Agustina, bersama Kabag TU dan Umum, Kabid Pembimbing Kemasyarakatan, Kepala Lapas Kelas IIB Sungailiat beserta jajaran, serta warga binaan.
Kakanwil melakukan peninjauan secara langsung terhadap kondisi lahan, sarana pendukung seperti bangunan yang digunakan untuk peristirahatan serta berbagai kegiatan produktif yang dikembangkan di area SAE. Pengecekan ini menjadi bagian dari monitoring dan evaluasi untuk memastikan pemanfaatan lahan berjalan optimal, terarah, dan berkelanjutan.
Sejumlah komoditas yang dikelola di lahan SAE di antaranya timun, pisang kelapa jagung dan budidaya ikan lele. Pengelolaan berbagai komoditas tersebut diharapkan terus dikembangkan dengan memperhatikan aspek pemeliharaan, produktivitas, serta keberlanjutan hasil.

Dalam Kesempatannya, Kakanwil Ade menyampaikan potensi lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung kegiatan produktif warga binaan.
“Lahan SAE harus terus kita optimalkan dan dikembangkan secara berkelanjutan. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini harus mampu memberikan keterampilan dan pengalaman kerja kepada warga binaan sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Ade.
Menurutnya, pengelolaan SAE tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan kemandirian warga binaan. Karena itu, setiap kegiatan yang dikembangkan perlu dikelola secara konsisten, terencana, dan memiliki keberlanjutan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Sungailiat, Jayadi Kusuma menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan SAE di Desa Kimak sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Kami terus mengoptimalkan lahan SAE dengan mengembangkan berbagai kegiatan pertanian dan perikanan. Harapannya, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam mengelola kegiatan produktif, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Jayadi.
Pengecekan SAE Lapas Sungailiat ini menjadi bagian dari komitmen Kanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung dalam memastikan program pembinaan kemandirian, pemanfaatan lahan produktif, dan ketahanan pangan pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan berjalan secara optimal.
Melalui pengelolaan SAE yang terarah dan berkelanjutan, diharapkan warga binaan memperoleh pengalaman kerja dan keterampilan produktif yang dapat menjadi modal positif untuk menjalani kehidupan secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.(Ben)
.jpeg)