Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia, Hadirkan Motivasi dan Penguatan Mental bagi Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang
Dengarkan BeritaInfo_PAS, Pangkalpinang – Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang terima kunjungan Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan kepribadian dan pemberdayaan warga binaan. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia, Sri Puguh Budi Utami, bersama Sri Hadiati, Srie Agustina, Esthy, Femmy, dan Puji yang berinteraksi secara langsung dengan warga binaan melalui sesi motivasi, refleksi diri, hingga apresiasi terhadap hasil karya pembinaan, Rabu (01/07).
Kepala Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, Rina Setiari, menyambut langsung kedatangan rombongan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata yang memberikan semangat baru bagi warga binaan untuk terus menjalani masa pembinaan dengan optimisme.
"Kehadiran Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia merupakan motivasi yang sangat berarti bagi warga binaan. Melalui pesan-pesan inspiratif, interaksi yang hangat, serta apresiasi terhadap hasil karya mereka, kami berharap tumbuh rasa percaya diri dan semangat untuk terus memperbaiki diri," ujar Rina Setiari.
.jpeg)
Suasana hangat sudah terasa sejak awal kegiatan ketika warga binaan mempersembahkan penampilan paduan suara yang membawakan lagu Senandung Rindu sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu. Setelah itu, rombongan diajak meninjau berbagai fasilitas pembinaan yang dimiliki Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang, termasuk Klinik Pratama Cempaka. Di klinik tersebut, para tamu berkesempatan melihat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada warga binaan sekaligus menjalani pemeriksaan tekanan darah oleh petugas medis. Rombongan juga menyempatkan diri menyapa anak bawaan warga binaan yang berada di lingkungan lapas.
Memasuki sesi utama, Ketua Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia, Sri Puguh Budi Utami, memberikan motivasi kepada seluruh warga binaan agar menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Ia mengajak warga binaan untuk selalu bersyukur, tidak larut dalam penyesalan, mematuhi seluruh peraturan, mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta memperkuat nilai-nilai spiritual sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik.
"Tetaplah semangat dalam menjalani masa pembinaan. Ikutilah seluruh aturan dan arahan dari Ibu Kepala beserta seluruh jajaran dengan baik. Hindari segala bentuk pelanggaran atau penyimpangan sekecil apa pun, dan manfaatkan setiap kesempatan untuk terus belajar serta memperbaiki diri, Semoga proses pembinaan ini menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan kembali ke tengah masyarakat dengan penuh harapan serta semangat baru."
Nuansa kebersamaan semakin terasa saat Srie Agustina memandu sesi refleksi diri yang mengajak warga binaan mengenali potensi serta kekurangan masing-masing melalui kegiatan bertajuk Bad Side About Me dan Good Side About Me. Sejumlah warga binaan secara sukarela mempresentasikan hasil refleksi mereka di hadapan peserta lain. Metode interaktif tersebut menciptakan suasana yang hangat, komunikatif, dan penuh keceriaan, sekaligus mendorong warga binaan untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan pandangan mengenai proses perubahan diri yang sedang mereka jalani.
