Kanwil Ditjenpas Babel Dukung Pembimbingan Kemandirian Klien Bapas melalui Pelatihan Pembuatan Interior
Dengarkan Berita
Pangkalpinang — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung mendukung penguatan pembimbingan kemandirian klien melalui pelatihan pembuatan interior yang diselenggarakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Pangkalpinang, Senin (12/10). Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran perwakilan Kanwil Ditjenpas Babel, Imam Setiawan, dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung di Aula Bapas Kelas I Pangkalpinang.
Pelatihan ini diikuti oleh 20 klien Pemasyarakatan dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 12-13 Oktober 2026. Kegiatan tersebut bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja, mengembangkan usaha mandiri, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.
Kegiatan dihadiri Kepala Bapas Kelas I Pangkalpinang, perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya Kanwil Ditjenpas Babel, jajaran pejabat manajerial dan nonmanajerial Bapas Pangkalpinang, serta para peserta pelatihan.
Perwakilan Kanwil Ditjenpas Babel, Imam Setiawan, menyampaikan bahwa pembimbingan kemandirian merupakan bagian penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial klien Pemasyarakatan. Melalui pembekalan keterampilan, klien diharapkan memiliki kemampuan produktif sebagai modal untuk membangun kehidupan yang lebih mandiri.
“Kami berharap pelatihan ini menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat bagi klien untuk membuka peluang kerja maupun usaha mandiri. Manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dan menjadi modal untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat,” ujar Imam.

Sementara itu, Kepala Bapas Kelas I Pangkalpinang, Sujatmiko, menegaskan bahwa pembimbingan kemandirian merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam mempersiapkan klien untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan kemampuan yang memadai.
“Pembimbingan kemandirian merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam membekali klien dengan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan mereka. Saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius, menyerap materi yang diberikan, dan mampu memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai modal untuk hidup mandiri serta berintegrasi secara positif di tengah masyarakat,” ujar Sujatmiko.
Dukungan terhadap pelatihan juga disampaikan oleh Jo Alberto, perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang. Ia mendorong peserta untuk mengikuti pelatihan secara sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi peluang kerja maupun usaha produktif.
“Pelatihan pembuatan interior ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari keterampilan praktis, mulai dari pembuatan rak sederhana, meja kecil, hingga dekorasi ruangan. Ikuti setiap materi dengan serius agar kemampuan yang diperoleh dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja atau membangun usaha mandiri,” ungkap Joe.
Sebagai tanda dimulainya pelatihan, dilakukan pemasangan kartu tanda peserta oleh Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya Kanwil Ditjenpas Babel. Selanjutnya, para peserta mengikuti rangkaian pelatihan sesuai materi yang telah disiapkan.
Melalui dukungan terhadap kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Babel terus mendorong pelaksanaan pembimbingan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, kemandirian, dan kesiapan klien dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi klien untuk berkarya, memperoleh penghidupan yang layak, dan membangun masa depan yang lebih baik. (Ben)
