Kakanwil Ditjenpas Babel Dorong Penguatan Organisasi dan Pembinaan kepribadian di Rutan Mentok
Dengarkan Berita
Mentok - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, menghadiri rangkaian kegiatan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mentok, Kamis (01/10). Kegiatan diawali dengan pelantikan dan purnabakti pejabat struktural kemudian dilanjutkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Rutan Kelas IIB Mentok dengan Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat.
Rangkaian kegiatan menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus peningkatan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan. Pelantikan dan purnabakti menjadi bagian dari keberlanjutan estafet tugas dan penghargaan atas pengabdian jajaran, sementara kerja sama dengan Kementerian Agama menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan kepribadian melalui bidang keagamaan di Rutan Mentok.
Kegiatan dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjenpas Babel, Anggre Anandayu, Kepala, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat, Jumadi, pejabat struktural dan jajaran pegawai Rutan Mentok, serta undangan dan keluarga pejabat yang dilantik maupun yang memasuki masa purnabakti.
Dalam prosesinya, Billy Alfani dilantik sebagai Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Mentok. Pelantikan dan penandatanganan berita acara turut dilaksanakan purnabakti Widadi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas di lingkungan Pemasyarakatan.
Kakanwil Ditjenpas Babel, Ade Agustina, menyampaikan bahwa pergantian dan keberlanjutan kepemimpinan dalam organisasi harus diikuti dengan komitmen untuk menjaga integritas, kekompakan, serta kualitas pelayanan dan pembinaan.
“Kepada pejabat yang dilantik, jalankan amanah dengan integritas dan dedikasi serta berikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Kepada Bapak Widadi, kami menyampaikan terima kasih atas pengabdian selama bertugas. Sementara itu, sinergi dengan Kementerian Agama menjadi langkah penting dalam memperkuat pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan secara berkelanjutan,” ujar Ade.
.jpeg)
Kegiatan dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian Kerjasama (PKS) antara Rutan Kelas IIB Mentok dan Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan pembinaan keagamaan serta pemenuhan kebutuhan spiritual warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan dan perubahan perilaku.
Kepala Rutan Kelas IIB Mentok, Andri Ferly menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen Rutan dalam menghadirkan program pembinaan yang semakin optimal dengan dukungan lintas instansi.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap program pembinaan keagamaan di Rutan Mentok. Dengan adanya sinergi bersama Kementerian Agama, pembinaan bagi Warga Binaan dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan berkelanjutan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat,” ungkap Andri.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat, Jumadi, menyampaikan dukungannya terhadap program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan di Rutan Kelas IIB Mentok. Menurutnya, pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membantu Warga Binaan membangun karakter dan mempersiapkan diri untuk kembali ke lingkungan masyarakat.
“Kemenag Bangka Barat siap mendukung program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, khususnya melalui pembinaan keagamaan. Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat dalam membentuk karakter yang lebih baik,” tutur Jumadi.
Penandatanganan PKS sekaligus menjadi bentuk komitmen bersama dalam membangun koordinasi yang berkelanjutan antara jajaran Pemasyarakatan dan Kementerian Agama Kabupaten Bangka Barat. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pembinaan keagamaan yang lebih terarah serta memperkuat proses reintegrasi sosial warga binaan.
Momentum pelantikan, purnabakti, dan penguatan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Kanwil Ditjenpas Babel dalam menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan. "Ben"
